Literasi Dan Respon Masyarakat Terhadap Media Audiovisual Promosi Kesehatan Mulut Dengan Jantung

Presli Oma Nassa, PO5303204230279 (2026) Literasi Dan Respon Masyarakat Terhadap Media Audiovisual Promosi Kesehatan Mulut Dengan Jantung. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Kupang.

[img] Text
cover fiks.pdf

Download (488kB)
[img] Text
BAB 1 PRES.pdf

Download (408kB)
[img] Text
BAB 2 PRES.pdf

Download (466kB)
[img] Text
BAB 3 PRES.pdf

Download (575kB)
[img] Text
BAB 4 PRES.pdf
Restricted to Registered users only

Download (446kB) | Request a copy
[img] Text
BAB 5 PRES.pdf

Download (372kB)
[img] Text
daakpusss.pdf

Download (225kB)
[img] Text
lampiran presli..pdf

Download (749kB)

Abstract

Latar Belakang:Penyakit jantung koroner (PJK) masih menjadi penyebab utama kematian dan tidak hanya dipengaruhi oleh gaya hidup, tetapi juga oleh kesehatan gigi dan mulut, khususnya infeksi periodontal yang dapat memicu peradangan sistemik. Literasi dan kesadaran masyarakat, termasuk tenaga kesehatan, mengenai hubungan kesehatan mulut dan penyakit jantung masih tergolong rendah hingga sedang. Metode promosi kesehatan yang konvensional dinilai kurang efektif, sehingga diperlukan inovasi melalui media audiovisual yang lebih menarik dan mudah dipahami. Tingginya angka PJK di Nusa Tenggara Timur memperkuat pentingnya penggunaan media audiovisual sebagai sarana promosi kesehatan untuk meningkatkan literasi masyarakat dalam pencegahan penyakit jantung.Masalah: Berdasarkan latar belakang yang telah dibuat diatas dapat dirumuskan masalah yaitu “Bagaimanakah Respon Masyarakat Terhadap Penggunaan Audiovisual Sebagai Media Promosi Kesehatan Khususnya Kesehatan Gigi Dengan jantung dalam meningkatkan literasi masyarakat?”.Tujuan:Untuk mengetahui respon masyarakat terhadap penggunaan audiovisual sebagai media promosi kesehatan khususnya kesehatan gigi dengan jantung. ) Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian observasional, lokasi penelitian ini dilakukan di Provinsi Nusa Tenggara Timur pada bulan Februari 2026. Hasil: Sebelum menonton video audiovisual, tingkat literasi masyarakat berada pada kategori rendah sebesar 44%, kategori sedang 56%, dan kategori baik 0%. Setelah menonton video audiovisual, terjadi peningkatan menjadi kategori baik sebesar 92% dan kategori sedang 8%. Rata-rata literasi masyarakat meningkat dari 50,6% menjadi 93,6%. Respon masyarakat terhadap media audiovisual menunjukkan hasil yang cukup positif dengan jumlah like 100%, share 74%, komentar positif 52%, dan durasi tonton 1,05%. Kesimpulan: Penggunaan media audiovisual sebagai promosi kesehatan menunjukan adanya peningkatan lieterasi masyarakat terhadap kesehatan mulut dengan meningitis setelah menonton media audiovisual serta diperoleh respon masyarakat yang positif terhadap media audiovisual yang digunakan sebagai media promosi kesehatan mulut dengan meningitis.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Media Audiovisual, Kesehatan Gigi dan Mulut, Jantung, Promosi Kesehatan.
Subjects: L Education > LC Special aspects of education
R Medicine > RA Public aspects of medicine
R Medicine > RK Dentistry
Divisions: Jurusan Keperawatan Gigi > Gigi
Jurusan Keperawatan Gigi > Gigi
Jurusan Keperawatan Gigi > Gigi
Gigi
Depositing User: Presli Oma Nassa
Date Deposited: 31 Jul 2026 08:08
Last Modified: 31 Jul 2026 08:08
URI: http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/10739

Actions (login required)

View Item View Item