PO5303203231002, Meliani Kaita Lika (2026) KARYA TULIS ILMIAH ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN HIPERTENSI DENGAN MASALAH NYERI AKUT DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS RAMBANGARU. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Kupang.
|
Text
COVER.pdf Download (640kB) |
|
|
Text
BAB1.pdf Download (216kB) |
|
|
Text
BAB 2.pdf Download (572kB) |
|
|
Text
BAB 3.pdf Download (233kB) |
|
|
Text
BAB 4.pdf Download (470kB) |
|
|
Text
BAB 5.pdf Download (141kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (173kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Download (816kB) |
Abstract
ABSTARAK Kementerian Kesehatan RI Politeknik Kesehatan Kemenkes Kupang Program Studi Keperawatan Waingapu Karya Tulis Ilmiah, 15 April 2026 MELIANI KAITA LIKA ”ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN HIPERTENSI DENGAN MASALAH KEPERAWATAN NYERI AKUT DI WILAYAH PUSKESMAS RAMBANGARU” XVII+ 88 Halaman+Daftar Gambar 4 Halaman +Daftar Tabel 8 Halaman Latar belakang: Hipertensi adalah suatu keadaan pada proses naiknya tekanan darah bersifat kronis (jangka waktu lama) berpotensi menjadi sakit yang luar biasa ataupun kematian. Penyebab utama kematian dini di seluruh dunia, dengan perkiraan sekitar 1,28 miliar orang dewasa berusia 30-79 tahun yang menderita hipertensi. Di Indonesia, prevalensi hipertensi di Indonesia mencapai 34,11%. Di Kabupaten Sumba Timur, khususnya di wilayah kerja Puskesmas Rambangaru, angka kasus hipertensi cukup tinggi. Salah satu masalah keperawatan nyeri akut. Tujuan : Untuk mengetahui penerapan Asuhan Keperawatan Pada Pasien Hipertensi Dengan Masalah Nyeri Akut di Wilayah Kerja Puskesmas Rambangaru. Metode: Menggunakan rancangan studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan meliputi pengkajian, diagnosis keperawatan, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Menggunakan teknik analisa WOD (Wawancara, Observasi, dan Dokumentasi). Hasil: pengkajian ditemukan data fokus yaitu TD: 150/70 mmHg, pasien mengatakan tidak paham tentang penyakit Hipertensi dan pasien tidak menjawab saat ditanya. Diagnosa keperawatan yaitu Nyeri akut dan defisit pengetahuan. Intervensi yang dilakukan adalah manajemen nyeri dengan mengajarkan relaksai nafas dalam dan edukasi kesehatan. Setelah dilakukan implementasi dan evaluasi selama 3 hari pasien mampu melakukan relaksasi nafas dalam dan memahami penyakit Hipertensi. Kesimpulan: Teknik Relaksasi Nafas Dalam dapat mengatasi masalah keperawatan Nyeri Akut dan edukasi kesehatan pada pasien dapat meningkatkan pengetahuan mengenai hipertensi. Saran: teknik relaksasi napas dalam dapat diterapkan secara konsisten sebagai intervensi nonfarmakologis dalam mengurangi nyeri akut pada pasien hipertensi. Edukasi kesehatan yang dilakukan secara masif dapat meningkatkan pengetahuan pasien tentang hipertensi. Untuk peneliti selanjutnya, diharapkan dapat mengembangkan penelitian mengenai pasien hipertensi dengan metode yang berbeda.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Hipertensi, Nyeri Akut, Relaksasi Nafas Dalam |
| Subjects: | R Medicine > RC Internal medicine R Medicine > RC Internal medicine > RC0321 Neuroscience. Biological psychiatry. Neuropsychiatry |
| Divisions: | Prodi Keperawatan Waingapu Jurusan Keperawatan > Prodi Keperawatan Waingapu Jurusan Keperawatan > Prodi Keperawatan Waingapu |
| Depositing User: | Mrs Meliani Kaita Lika |
| Date Deposited: | 06 Aug 2026 01:57 |
| Last Modified: | 06 Aug 2026 01:57 |
| URI: | http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/10787 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric