Saskia Putri Aulia, PO5303333231057 (2026) Gambaran Kadar Glukosa Darah Sewaktu Pada Mahasiswa Tingkat II Prodi Teknologi Laboratorium Medis (TLM). Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Kupang.
|
Text
BAB 1 Repository (1).pdf Download (372kB) |
|
|
Text
BAB II Repository.pdf Download (149kB) |
|
|
Text
BAB III Repository.pdf Download (299kB) |
|
|
Text
BAB IV .pdf Download (135kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Download (61kB) |
|
|
Text
Lampiran22222.pdf Download (801kB) |
|
|
Text
DAPUSHARVARDSASKIAFIX26.pdf Download (151kB) |
|
|
Text
COVER REPOST260824.pdf Download (253kB) |
Abstract
Latar Belakang: Kadar glukosa darah sewaktu (GDS) merupakan indikator penting untuk mendeteksi gangguan metabolisme glukosa dan risiko diabetes melitus. Mahasiswa rentan mengalami perubahan pola hidup, seperti pola makan, konsumsi junk food, aktivitas fisik, dan kualitas tidur yang dapat memengaruhi kadar glukosa darah. Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran kadar GDS pada mahasiswa tingkat II Program Studi Teknologi Laboratorium Medis (TLM) Poltekkes Kemenkes Kupang berdasarkan karakteristik dan pola hidup. Metode: Penelitian menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan cross sectional, dilaksanakan pada Maret 2026. Sampel berjumlah 54 mahasiswa tingkat II angkatan 2024 yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Pemeriksaan GDS menggunakan metode Point of Care Testing (POCT) dengan darah kapiler, sedangkan data karakteristik dan pola hidup diperoleh melalui kuesioner. Data dianalisis secara deskriptif dan disajikan dalam tabel distribusi frekuensi. Hasil: Sebanyak 47 responden (87,0%) memiliki kadar GDS kategori rendah dan 7 responden (13,0%) kategori normal, serta tidak ditemukan kategori tinggi. Kategori rendah paling banyak ditemukan pada responden usia 20–>23 tahun (51,9%), perempuan (72,2%), pola makan 3 kali sehari (53,7%), konsumsi makanan cepat saji jarang (50,0%), aktivitas fisik sedang (63,0%), dan kualitas tidur cukup (57,4%). Kesimpulan: Sebagian besar mahasiswa memiliki kadar GDS kategori rendah berdasarkan nilai rujukan alat pemeriksaan dan tidak ditemukan kadar kategori tinggi. Hasil ini memberikan gambaran awal kondisi GDS mahasiswa serta pentingnya penerapan pola hidup sehat untuk menjaga kestabilan glukosa darah dan mencegah diabetes melitus sejak usia muda.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | glukosa darah sewaktu, mahasiswa, POCT, pola hidup, diabetes melitus. |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RB Pathology |
| Divisions: | Teknologi Laboratorium Medik Teknologi Laboratorium Medik Teknologi Laboratorium Medik |
| Depositing User: | Saskia Putri Aulia |
| Date Deposited: | 24 Aug 2026 04:03 |
| Last Modified: | 24 Aug 2026 04:03 |
| URI: | http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/11127 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric