Inventarisasi dan Kajian Empiris Pemanfaatan Tanaman Obat Tradisional Untuk Mendukung Pencegahan Stunting di Kecamatan Amfoang Selatan

Ricky Nitbani, PO5303332230699 (2026) Inventarisasi dan Kajian Empiris Pemanfaatan Tanaman Obat Tradisional Untuk Mendukung Pencegahan Stunting di Kecamatan Amfoang Selatan. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Kupang.

[img] Text
Bagian Awal.pdf

Download (653kB)
[img] Text
BAB 1 (2).pdf

Download (135kB)
[img] Text
BAB 2 (1).pdf

Download (175kB)
[img] Text
BAB 3 (1).pdf

Download (138kB)
[img] Text
BAB 4 (1).pdf
Restricted to Registered users only

Download (789kB) | Request a copy
[img] Text
BAB 5 (1).pdf

Download (82kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA (3).pdf

Download (181kB)
[img] Text
Daftar Lampiran.pdf

Download (1MB)

Abstract

Latar Belakang: Stunting merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering terjadi dan membutuhkan perhatian khusus, terutama di daerah dengan keterbatasan akses pelayanan kesehatan seperti Kecamatan Amfoang Selatan, Nusa Tenggara Timur. Tujuan: Mengetahui hasil inventarisasi dan kajian empiris tanaman obat tradisional untuk pencegahan stunting pada masyarakat di kecamatan Amfoang meliputi nama tanaman (nama daerah, nama Indonesia, nama latin), bagian tanaman yang digunakan, cara pengelolaan, cara penggunaan, takaran, aturan pakai, dan lama penggunaan. Metode Penelitian: penelitian dilakukan secara deskriptif melalui wawancara menggunakan kuesioner terstruktur kepada delapan pengobat tradisional (battra) di wilayah tersebut. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Amfoang Selatan menggunakan delapan jenis tanaman obat untuk mencegah stunting, yaitu daun katuk (Sauropus androgynus), madu (Apis dorsata), kelor (Moringa oleifera), jambu biji (Psidium guajava), pepaya (Carica papaya), bangle (Zingiber montanum), temulawak (Curcuma xanthorrhiza), kunyit (Curcuma longa). Bagian tanaman yang dimanfaatkan meliputi rimpang, daun, buah, dan pucuk, dengan metode pengolahan seperti direbus, diparut, atau diseduh. Cara penggunaan yang paling umum adalah diminum dengan takaran dan aturan pakai yang bervariasi, serta lama penggunaan berkisar antara satu hingga tiga minggu. Kesimpulan: Pemanfaatan tanaman obat tradisional secara empiris masih menjadi salah satu upaya masyarakat kecamatan Amfoang Selatan dalam mendukung pencegahan stunting.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Stunting, tanaman obat tradisional, inventarisasi, kajian empiris.
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Jurusan Farmasi > Farmasi
Jurusan Farmasi > Farmasi
Farmasi
Depositing User: Ricky Nitbani
Date Deposited: 27 Aug 2026 08:32
Last Modified: 27 Aug 2026 08:32
URI: http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/11338

Actions (login required)

View Item View Item