Uji aktivitas antioksidan sediaan clay mask ekstrak etanol daun pepaya (carica papaya l.) Metode dpph (2,2 diphenyl 1–picrylhydrazil)

VIirginia Desiderata Manek, PO5303332230716 (2026) Uji aktivitas antioksidan sediaan clay mask ekstrak etanol daun pepaya (carica papaya l.) Metode dpph (2,2 diphenyl 1–picrylhydrazil). Diploma thesis, Poltekes Kemenkes Kupang.

[img] Text
COVER III.pdf

Download (674kB)
[img] Text
02_BAB_1.pdf

Download (374kB)
[img] Text
03_BAB_2.pdf

Download (432kB)
[img] Text
04_BAB_3.pdf

Download (436kB)
[img] Text
BAB_4_VIRGINIA_MANEK.pdf
Restricted to Registered users only

Download (511kB) | Request a copy
[img] Text
06_BAB_5.pdf

Download (296kB)
[img] Text
PUSTAKA III.pdf

Download (239kB)
[img] Text
08_Lampiran.pdf

Download (1MB)

Abstract

Radikal bebas merupakan salah satu penyebab terjadinya kerusakan kulit, khususnya pada wajah. Salah satu unsur atau substansi yang dibutuhkan kulit dalam menangkal radikal bebas adalah antioksidan. Untuk mempermudah penggunaan,maka dibuatlah sediaan clay mask ekstrak etanol daun pepaya (Carica papaya L.) mengandung senyawa metabolit sekunder seperti flavonoid yang dapat berperan sebagai antioksidan. Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui aktivitas antioksidan dalam sediaan clay mask ekstrak etanol daun pepaya dalam meredam radikal bebas dengan metode 2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen. Daun pepaya diekstrak secara maserasi denggan menggunakan pelarut etanol 70% dan diuapkan menggunakan evaporasi, dikentalkan menggunakan water bath untuk mendapatkan ekstrak yang kental. Ekstrak kental kemudian dibuat menjadi sediaan clay mask dan diuji secara organoleptis. Hasil clay mask tersebut diuji aktivitas antioksidannya terhadap radikal bebas DPPH menggunaka alat Spektrofotometer UV-Vis. Hasil: Hasil penelitian menunjukka sediaan clay mask ekstrak etanol daun pepaya pada formula (5%) dan formula (10%) dengan konsentrasi 2000 ppm, 4000 ppm, 6000 ppm, 8000 ppm, dan 10.000 ppm, dengan nilai IC50 13.682,85 dan 5.941,29 ppm, dan nilai AAI pada formula (5%) 0,0029 serta formula (10%) 0,0067, hal ini menunjukkan aktivitas antioksidan yang sangat lemah. Simpulan: Hasil ini menunjukkan sediaan clay mask ekstrak etanol daun pepaya sebagai antioksidan dengan kategori yang sangat lemah.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Aktivitas antioksida, Daun pepaya, sedian clay mask nilai IC50, dan nilai AAI
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Jurusan Farmasi > Farmasi
Jurusan Farmasi > Farmasi
Farmasi
Depositing User: Virginia Desiderata Manek
Date Deposited: 09 Sep 2026 08:59
Last Modified: 09 Sep 2026 08:59
URI: http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/11683

Actions (login required)

View Item View Item