Ganzania Rambu Weja, PO5303330230083 (2026) Pemetaan penerapan pengelolaan air minum makanan rumah tangga dan kasus diare di Desa Upfaon tahun 2026. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Kupang.
|
Text
COVER GANZA.pdf Download (595kB) |
|
|
Text
BAB 1 GANZA.pdf Download (211kB) |
|
|
Text
BAB 2.pdf Download (176kB) |
|
|
Text
BAB 3 GANZA.pdf Download (167kB) |
|
|
Text
BAB 4 GANZA.pdf Download (708kB) |
|
|
Text
BAB 5 GANZA.pdf Download (86kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (122kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN GANZA.pdf Download (1MB) |
Abstract
Diare merupakan kondisi kesehatan yang ditandai tinja yang berubah menjadi encer, disertai dengan buang air besar yang lebih sering dari biasanya (>3 kali/ hari) dan biasa disertai perubahan lain seperti adanya darah dan lendir (Putri 2025,h.6). Secara global kasus diare mencapai 1,7 miliar kasus pada anak setiap tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan pilar ke 3 sanitasi total berbasis masyarakat dan kasus diare di Desa Upfaon . Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif. Variabel penelitian ini jenis penerapan makanan rumah tangga, jenis penerapan makanan rumah tangga, kategori penerapan air minum dan makanan rumah tangga, kasus diare, pemetaan kategori penerapan air minum dan makanan rumah tangga dan pemetaan rumah berdasarkan kasus diare. Populasi dalam penelitian 410 rumah dan sampelnya 210 rumah. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan stratified random sampling. Penelitian ini menggunakan tahap editing, coding, tabulating dam entry/ processing. Penelitian menggunakan analisis deskriptif dan dibandingkan dengan Permenkes RI no 03 tahun 2014. Hasil penelitian jenis penerapan pengelolaan air minum rumah tangga 100% masak, jenis penerapan pengelolaan air minum 100% masak, tertutup 79,5 % dan tidak tertutup 20,5%. Kategori penerapan air minum dan makanan rumah tangga PAMMRT 74,8 % dan tidak PAMMRT 25,2%. Kasus diare 12 kasus penyakit diare. Pemetaan kategori penerapan air minum dan makanan rumah tangga paling tinggi sebaran spasial di Dusun 6. Pemetaan rumah berdasrkan kasus diare paling tinggi di Dusun 2. Kesimpulan jenis penerapan air minum rumah tangga 100% masak, jenis penerapan air minum 100% masak, tertutup 79,5 % dan tidak tertutup 20,5%. Kategori penerapan air minum dan makanan rumah tangga PAMMRT 74,8% dan tidak PAMMRT 25,2%. Sebaran spasial kategori paling tinggi di Dusun 6 dan kasus diare di Dusun 2. Saran yang diberikan kepada masyarakat Desa Upfaon pentingnya selalu menerapkan pengelolaan air minum dan makanan ru-mah tangga daan selalu menutup makanan dan minuman yang disajikan.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | kasus diare, Pilar 3 STBM, Pemetaan, PAMMRT |
| Subjects: | L Education > LB Theory and practice of education R Medicine > RA Public aspects of medicine |
| Divisions: | Jurusan Kesehatan Lingkungan > Kesehatan Lingkungan Jurusan Kesehatan Lingkungan > Kesehatan Lingkungan Jurusan Kesehatan Lingkungan > Kesehatan Lingkungan Kesehatan Lingkungan |
| Depositing User: | Mrs Ganzania Weja |
| Date Deposited: | 12 Jun 2026 07:33 |
| Last Modified: | 12 Jun 2026 07:33 |
| URI: | http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/10214 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric