Gratiana Novarista Usfal, PO5303204230261 (2026) Perbandingan Status Kesehatan Gigi Dan Mulut Pada Anak Stunting Dan Tidak Stunting Di Batakte. Diploma thesis, Poltekes Kemenkes Kupang.
|
Text
cover nova 12.pdf Download (725kB) |
|
|
Text
nova bab 1.pdf Download (3MB) |
|
|
Text
nova bab 2.pdf Download (3MB) |
|
|
Text
nova bab 3.pdf Download (3MB) |
|
|
Text
nova bab 4.pdf Download (3MB) |
|
|
Text
nova bab 5.pdf Download (3MB) |
|
|
Text
nova dapus.pdf Download (3MB) |
|
|
Text
nova lampiran.pdf Download (3MB) |
Abstract
Latar Belakang : Stunting merupakan masalah kesehatan masyarakat yang masih tinggi di Indonesia, termasuk di Provinsi Nusa Tenggara Timur yang memiliki prevalensi stunting terbesar secara nasional. Kondisi stunting dapat memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak, termasuk kesehatan gigi dan mulut. Masalah kesehatan gigi seperti karies, infeksi, dan gangguan pengunyahan dapat menurunkan asupan nutrisi dan memperburuk kondisi gizi anak. Penelitian ini Tujuan: untuk mengetahui perbandingan status kesehatan gigi dan mulut antara anak stunting dan anak tidak stunting di Batakte. Metode Penelitian: penelitian menggunakan desain deskriptif komparatif dengan populasi seluruh balita di Batakte sebanyak 112 anak, yang sekaligus digunakan sebagai sampel (58 anak stunting dan 54 anak tidak stunting) di pilih menggunakan purposive sampling penlaian status kesehatan gigi dan mulut dinilai melalui pemeriksaan klinis menggunakan indeks DMF-T/def-t, OHI-S dan CPITN.Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai perbedaan pengalaman karies dan status kebersihan mulut antara kedua kelompok, serta menjadi dasar bagi upaya promotif, preventif, dan intervensi kesehatan gigi pada anak stunting di Batakte. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata indeks def-t pada anak stunting sebesar 1,47 (kategori rendah) dan pada anak tidak stunting sebesar 2,69 (kategori sedang). Rata-rata Debris Indeks (DI) pada anak stunting sebesar 0,23 dan pada anak tidak stunting sebesar 0,56, yang keduanya termasuk kategori baik. Selain itu, tidak ditemukan kasus gingivitis pada seluruh responden baik pada kelompok anak stunting maupun tidak stunting. Dengan demikian, status kesehatan gigi dan mulut pada kedua kelompok secara umum tergolong baik, meskipun pengalaman karies gigi lebih tinggi pada anak tidak stunting dibandingkan anak stunting. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian, status kesehatan gigi dan mulut anak stunting dan tidak stunting di Batakte tergolong baik. Anak tidak stunting memiliki rata-rata karies lebih tinggi dibandingkan anak stunting, sementara kebersihan gigi dan mulut pada kedua kelompok tergolong baik serta tidak ditemukan kasus gingivitis.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Stunting, Tidak Stuting, Status Kesehatan Gigi dan Mulut, Anak Balita. |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine R Medicine > RK Dentistry |
| Divisions: | Jurusan Keperawatan Gigi > Gigi Jurusan Keperawatan Gigi > Gigi Jurusan Keperawatan Gigi > Gigi Gigi |
| Depositing User: | Gratiana Novarista Usfal |
| Date Deposited: | 15 Jul 2026 09:15 |
| Last Modified: | 15 Jul 2026 09:15 |
| URI: | http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/10442 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric