Maria Gracia Lau, PO5303330230092 (2026) Survei Kuantitas Dan Kualitas Air Besih Di Pasar Kota Kupang Tahun 2026. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Kupang.
|
Text
COVER_MARIA GRACIA LAU.pdf Download (294kB) |
|
|
Text
BAB I_ Maria Gracia Lau.pdf Download (143kB) |
|
|
Text
BAB II_MARIA GRACIA LAU.pdf Download (173kB) |
|
|
Text
BAB III_MARIA GRACIA LAU.pdf Download (187kB) |
|
|
Text
BAB IV_MARIA GRACIA LAU.pdf Restricted to Registered users only Download (219kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB V_MARIA GRACIA LAU.pdf Download (192kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA_ Maria Gracia lau.pdf Download (142kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN_MARIA GRACIA LAU.pdf Download (1MB) |
Abstract
Ketersediaan air bersih di pasar tradisional masih menjadi masalah karena belum semua pasar memiliki fasilitas sanitasi yang layak. Air yang tidak memenuhi syarat kesehatan berisiko menularkan penyakit berbasis lingkungan, termasuk kontaminasi Escherichia coli penyebab diare, serta memengaruhi higiene pedagang, kebersihan sarana pangan, dan kenyamanan lingkungan pasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis kuantitas serta kualitas air bersih di pasar Kota Kupang. Penelitian ini merupakan deskriptif. Variabel penelitian yaitu kondisi fisik dan tingkat risiko tempat penampungan air bersih, kuantitas, kualitas fisik air bersih (suhu, kekeruhan, warna, bau dan rasa), dan kualitas bakteriologis (e-coli). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasar tradisional di Kota Kupang, dengan sampel tiga lokasi pasar yaitu Pasar Oebobo, Oeba, dan Inpres Naikoten. Metode pengambilan sampel yaitu purposive sampling dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari lima jenis sarana air bersih yang diperiksa, empat sarana (bak penampungan, fiber/tandon, sumur bor berpompa, dan perlindungan mata air) berisiko sedang, sedangkan sumur gali berisiko rendah. Dari segi kuantitas, hanya Pasar Oeba yang memenuhi syarat (15 L/pedagang/hari), sementara Pasar Oebobo (6 L) dan Naikoten (8 L) tidak memenuhi standar. Kualitas fisik air (warna, bau, rasa, dan suhu) secara umum memenuhi syarat, kecuali kekeruhan pada sarana fiber (4 NTU). Namun, seluruh sampel tidak memenuhi syarat bakteriologis karena kandungan E. coli melebihi ambang batas 0 CFU/100 ml. Sebagian besar sarana air bersih di Pasar Kota Kupang berisiko sedang, namun sumur gali yang berisiko rendah. Kuantitas dan kualitas bakteriologis air di Pasar Oebobo, Oeba, dan Inpres Naikoten belum memenuhi syarat, kualitas fisiknya (suhu, warna, kekeruhan, bau, rasa) sudah memenuhi standar. Disarankan pengelola pasar memperbaiki konstruksi sarana air dan menambah reservoir, serta pedagang tidak membuang limbah di sekitar sumber air.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Air bersih, kuantitas, kualitas, pasar, Escherichia coli |
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine |
| Divisions: | Jurusan Kesehatan Lingkungan > Kesehatan Lingkungan Jurusan Kesehatan Lingkungan > Kesehatan Lingkungan Jurusan Kesehatan Lingkungan > Kesehatan Lingkungan Kesehatan Lingkungan |
| Depositing User: | Maria Gracia Lau |
| Date Deposited: | 16 Jul 2026 03:52 |
| Last Modified: | 16 Jul 2026 03:52 |
| URI: | http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/10451 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric