Falen Dua Ate, PO5303330230175 (2026) Gambaran kondisi sarana sanitasi sekolah dasar di wilayah kerja puskesmas tarus tahun 2026. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Kupang.
|
Text
COVER FALEN.pdf Download (974kB) |
|
|
Text
BAB I FALEN.pdf Download (247kB) |
|
|
Text
BAB II FALEN.pdf Download (311kB) |
|
|
Text
BAB III FALEN.pdf Download (497kB) |
|
|
Text
BAB IV FALEN.pdf Download (530kB) |
|
|
Text
BAB V FALEN.pdf Download (216kB) |
|
|
Text
DAPUS FALEN ATE.pdf Download (261kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN FALEN.pdf Download (2MB) |
Abstract
Sarana sanitasi sekolah merupakan fasilitas penting yang mencakup air minum, jamban sehat, pengelolaan sampah, dan saluran pembuangan air limbah (SPAL) yang bertujuan untuk mencegah penyakit serta membentuk kebiasaan hidup bersih dan sehat bagi seluruh warga sekolah. Di Provinsi Nusa Tenggara Timur, hanya 48% sekolah dasar yang memiliki layanan WASH dasar, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kondisi sarana sanitasi Sekolah Dasar di Wilayah Kerja Puskesmas Tarus Tahun 2026, yang meliputi sarana air minum, jamban, pembuangan sampah, dan saluran pembuangan air limbah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan observasional. Populasi penelitian adalah seluruh Sekolah Dasar di wilayah kerja Puskesmas Tarus yang berjumlah 22 sekolah. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling, sehingga seluruh populasi dijadikan sampel penelitian. Data dikumpulkan melalui observasi menggunakan formulir inspeksi sanitasi, kemudian diolah melalui tahap editing dan tabulating serta dianalisis secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk tabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sarana sanitasi air minum pada 22 sekolah dasar dengan total 23 sarana yang diperiksa, sebanyak 15 sekolah (65%) tingkat risiko sedang dan 8 sekolah (35%) tingkat risiko rendah. Kondisi sarana sanitasi jamban menunjukkan bahwa 20 sekolah (91%) memenuhi syarat dan 2 sekolah (9%) tidak memenuhi syarat. Kondisi sarana sanitasi pembuangan sampah menunjukkan bahwa 14 sekolah (64%) memenuhi syarat dan 8 sekolah (36%) tidak memenuhi syarat. Kondisi sarana sanitasi SPAL menunjukkan bahwa 13 sekolah (59%) memenuhi syarat, sedangkan 9 sekolah (41%) tidak memenuhi syarat. Kondisi sarana sanitasi Sekolah Dasar di Wilayah Kerja Puskesmas Tarus secara umum sebagian besar telah memenuhi syarat, namun masih terdapat sekolah yang memerlukan perhatian serius terutama pada aspek pengelolaan sampah dan ketersediaan SPAL. Disarankan agar pihak sekolah melakukan pemeliharaan dan pengawasan sanitasi secara rutin, serta melakukan perbaikan fasilitas jamban dan SPAL. Puskesmas Tarus diharapkan melakukan inspeksi sanitasi sekolah secara berkala serta berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan Kabupaten Kupang dalam mendukung perwujudan sanitasi sekolah yang layak.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Sarana, sanitasi, air minum, jamban, pembuangan sampah, limbah. |
| Subjects: | T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering |
| Divisions: | Jurusan Kesehatan Lingkungan > Kesehatan Lingkungan Jurusan Kesehatan Lingkungan > Kesehatan Lingkungan Jurusan Kesehatan Lingkungan > Kesehatan Lingkungan Kesehatan Lingkungan |
| Depositing User: | Felen Dua Ate |
| Date Deposited: | 28 Jul 2026 04:23 |
| Last Modified: | 28 Jul 2026 04:23 |
| URI: | http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/10667 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric