Uji Aktivitas Antioksidan Sediaan Sabun Cair Ekstrak Etanol Daun Pepaya (Carica papaya L.) Dengan Menggunakan Metode DPPH (2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl)

Jois Solagratia F. F. Lobo, PO5303332230593 (2026) Uji Aktivitas Antioksidan Sediaan Sabun Cair Ekstrak Etanol Daun Pepaya (Carica papaya L.) Dengan Menggunakan Metode DPPH (2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl). Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Kupang.

[img] Text
COVER JOIS.pdf

Download (1MB)
[img] Text
BAB I JOIS.pdf

Download (216kB)
[img] Text
BAB II JOIS.pdf

Download (411kB)
[img] Text
BAB III JOIS.pdf

Download (343kB)
[img] Text
BAB IV JOISs.pdf
Restricted to Registered users only

Download (319kB) | Request a copy
[img] Text
BAB V JOIS.pdf

Download (91kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA JOIS.pdf

Download (253kB)
[img] Text
LAMPIRAN JOIS.pdf

Download (1MB)

Abstract

Latar belakang: Daun pepaya (Carica papaya L.) mengandung berbagai senyawa metabolit sekunder seperti flavonoid, alkaloid, saponin, dan tanin yang berpotensi sebagai antioksidan. Pemanfaatan ekstrak daun pepaya dalam sediaan sabun cair diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai pembersih, tetapi juga mampu memberikan perlindungan terhadap stres oksidatif akibat radikal bebas. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengukur aktivitas antioksidan sabun cair ekstrak etanol daun pepaya berdasarkan nilai IC₅₀ dan Antioxidant Activity Index (AAI). Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen menggunakan dua formula sabun cair, yaitu Formula I dengan konsentrasi ekstrak 2,5% dan Formula II dengan konsentrasi ekstrak 5%. Ekstrak daun pepaya diperoleh melalui metode maserasi menggunakan etanol 70%. Metode: Aktivitas antioksidan diuji menggunakan metode 2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl (DPPH) dan diukur dengan spektrofotometer UV-Vis pada panjang gelombang 518 nm. Data dianalisis berdasarkan nilai IC₅₀ dan AAI. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa Formula I memiliki nilai IC₅₀ sebesar 243,073 ± 131,42 ppm dengan nilai AAI sebesar 0,207 ± 0,126, sehingga termasuk kategori aktivitas antioksidan lemah. Formula II memiliki nilai IC₅₀ sebesar 66,476 ± 44,335 ppm dengan nilai AAI sebesar 1,154 ± 1,244, sehingga termasuk kategori aktivitas antioksidan kuat berdasarkan nilai IC₅₀ dan kategori sedang berdasarkan nilai AAI. Kontrol negatif menunjukkan aktivitas antioksidan yang sangat rendah, sedangkan kontrol positif (vitamin C) memiliki aktivitas antioksidan sangat kuat. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa sabun cair ekstrak etanol daun pepaya (Carica papaya L.) memiliki aktivitas antioksidan, dan peningkatan konsentrasi ekstrak dari 2,5% menjadi 5% meningkatkan aktivitas antioksidan sediaan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Aktivitas antioksidan, AAI, IC50, sabun cair, Carica papaya L
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Jurusan Farmasi > Farmasi
Jurusan Farmasi > Farmasi
Farmasi
Depositing User: Jois Solagratia F. F. Lobo
Date Deposited: 12 Aug 2026 09:09
Last Modified: 12 Aug 2026 09:09
URI: http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/10903

Actions (login required)

View Item View Item