Reza Aloysia Empol, PO5303333231104 (2026) GAMBARAN KADAR HEMOGLOBIN (HB) DAN MEAN COR-PUSCULAR VOLUME (MCV) PADA PASIEN CARCINOMA MAMMAE YANG MENJALANI KEOTERAPI DI RSUD PROF. DR. W.Z. JOHANNES KUPANG. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Kupang.
|
Text
cover-daftar lampiran baru.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
(2) BAB I Reza.pdf Download (325kB) |
|
|
Text
(3) BAB II Reza.pdf Download (667kB) |
|
|
Text
(4) BAB III Reza.pdf Download (322kB) |
|
|
Text
(5) BAB IV Reza.pdf Download (561kB) |
|
|
Text
(6) BAB V Reza.pdf Download (296kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA pdf4.pdf Download (347kB) |
|
|
Text
(8) LAMPIRAN Reza.pdf Download (2MB) |
Abstract
Kanker payudara merupakan salah satu jenis kanker dengan angka kejadian tertinggi pada perempuan. Kemoterapi merupakan terapi sistemik yang efektif untuk menghambat pertumbuhan sel kanker, namun juga dapat memberikan efek samping terhadap sistem hematopoietik akibat supresi sumsum tulang. Dampak tersebut dapat menyebabkan penurunan kadar hemoglobin (Hb) dan perubahan nilai Mean Corpuscular Volume (MCV), sehingga pemeriksaan kedua parameter hematologi tersebut penting dilakukan untuk mengevaluasi kondisi pasien selama menjalani kemoterapi. Tujuan: Mengetahui perbedaan kadar hemoglobin (Hb) dan nilai Mean Corpuscular Volume (MCV) sebelum dan sesudah kemoterapi pada pasien kanker payudara di RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang periode Januari - Desember 2025. MetodePenelitian : Penelitian ini menggunakan desain analitik dengan pendekatan retrospektif. Sampel penelitian berjumlah 112 pasien yang dipilih menggunakan teknik total sampling berdasarkan data rekam medis pasien kanker payudara yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Data dianalisis secara univariat untuk menggambarkan karakteristik responden dan secara bivariat menggunakan uji Paired Sample t-test dengan tingkat kepercayaan 95% (α = 0,05). Hasil: Sebagian besar responden berusia 45 - 55 tahun (40,2%) dengan tingkat pendidikan terakhir SMA (38,4%). Rata-rata kadar Hb sebelum kemoterapi adalah 11,15 ± 1,59 g/dL, sedangkan setelah kemoterapi menjadi 10,92 ± 1,59 g/dL. Hasil uji Paired Sample t-test menunjukkan terdapat perbedaan yang bermakna antara kadar Hb sebelum dan sesudah kemoterapi (p = 0,033). Sementara itu, rata-rata nilai MCV sebelum kemoterapi adalah 82,61 ± 8,45 fL dan setelah kemoterapi menjadi 82,96 ± 8,64 fL. Hasil uji Paired Sample t-test menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang bermakna antara nilai MCV sebelum dan sesudah kemoterapi (p = 0,276). Kesimpulan: Terdapat perbedaan yang signifikan pada kadar hemoglobin sebelum dan sesudah kemoterapi, sedangkan nilai Mean Corpuscular Volume (MCV) tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan. Pemeriksaan Hb perlu dilakukan secara berkala selama kemoterapi sebagai bagian dari pemantauan kondisi hematologi pasien kanker payudara.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | kanker payudara, kemoterapi, hemoglobin, Mean Corpuscular Volume (MCV), Paired Sample t-test. |
| Subjects: | R Medicine > RB Pathology |
| Divisions: | Teknologi Laboratorium Medik Teknologi Laboratorium Medik Teknologi Laboratorium Medik |
| Depositing User: | Reza Aloysia Empol |
| Date Deposited: | 24 Aug 2026 05:35 |
| Last Modified: | 24 Aug 2026 05:35 |
| URI: | http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/11126 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric