Marianus Wengki Poyk Bria, PO5303333231097 (2026) Gambaran Kadar Albumin Pada Anak Stunting Di Puskesmas Naibonat Kecamatan Kupang Timur Kabupaten Kupang. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Kupang.
|
Text
COVER.pdf Download (679kB) |
|
|
Text
BAB 1.pdf Download (252kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (376kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Download (177kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (160kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB V.pdf Download (160kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (242kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Download (1MB) |
Abstract
Stunting merupakan masalah gizi kronis yang dapat menghambat pertumbuhan dan perkembangan anak. Albumin merupakan salah satu parameter biokimia yang dapat digunakan untuk menggambarkan status protein dan kondisi gizi. Kadar albumin yang rendah dapat berkaitan dengan kekurangan asupan protein dan kondisi malnutrisi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kadar albumin pada anak stunting di Puskesmas Naibonat Kecamatan Kupang Timur Kabupaten Kupang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan desain cross-sectional. Penelitian dilaksanakan pada bulan April 2026 di Kelurahan Naibonat, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang. Sampel penelitian berjumlah 30 anak stunting yang diperoleh dengan teknik total sampling. Pemeriksaan kadar albumin dilakukan menggunakan sampel serum dengan metode spektrofotometri. Data dianalisis secara deskriptif berdasarkan kadar albumin, usia, dan jenis kelamin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 30 anak stunting, sebanyak 26 responden (86,7%) memiliki kadar albumin dalam kategori normal, 3 responden (10,0%) memiliki kadar albumin rendah, dan 1 responden (3,3%) memiliki kadar albumin tinggi. Berdasarkan usia, kelompok 1–2 tahun merupakan kelompok terbanyak yaitu 14 responden (46,7%). Kadar albumin normal paling banyak ditemukan pada kelompok usia 3–4 tahun sebanyak 11 responden (36,7%). Berdasarkan jenis kelamin, terdapat 20 anak laki-laki (66,7%) dan 10 anak perempuan (33,3%). Pada laki-laki, 17 responden (56,7%) memiliki kadar albumin normal, sedangkan pada perempuan sebanyak 9 responden (30,0%) memiliki kadar albumin normal. Sebagian besar anak stunting di Puskesmas Naibonat memiliki kadar albumin dalam kategori normal, yaitu 86,7%. Kadar albumin rendah ditemukan pada 10,0% responden dan kadar albumin tinggi pada 3,3% responden.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | albumin, anak, stunting, Puskesmas Naibonat. |
| Subjects: | R Medicine > RB Pathology |
| Divisions: | Jurusan Analis Kesehatan > Analis Kesehatan Jurusan Analis Kesehatan > Analis Kesehatan Jurusan Analis Kesehatan > Analis Kesehatan Analis Kesehatan Analis Kesehatan |
| Depositing User: | Marianus Wengki Poyk Bria |
| Date Deposited: | 31 Aug 2026 08:32 |
| Last Modified: | 31 Aug 2026 08:32 |
| URI: | http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/11416 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric