Inventarisasi Tanaman Berkhasiat Obat Yang Digunakan Oleh Masyarakat Desa Wolonwalu, Kabupaten Sikka

Kristiana Ayu Ningjaro, PO5303332230652 (2026) Inventarisasi Tanaman Berkhasiat Obat Yang Digunakan Oleh Masyarakat Desa Wolonwalu, Kabupaten Sikka. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Kupang.

[img] Text
AWAL (8).pdf

Download (1MB)
[img] Text
BAB I (2).pdf

Download (184kB)
[img] Text
BAB II (1).pdf

Download (2MB)
[img] Text
BAB III (1).pdf

Download (1MB)
[img] Text
BAB IV (1).pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB) | Request a copy
[img] Text
BAB V (2).pdf

Download (441kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA (14).pdf

Download (389kB)
[img] Text
LAMPIRAN (4).pdf

Download (2MB)

Abstract

Latar Belakang: Indonesia memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi, termasuk berbagai jenis tanaman yang dimanfaatkan sebagai obat tradisional. Pengetahuan mengenai pemanfaatan tanaman berkhasiat obat masih diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat, termasuk di Desa Wolonwalu, Kabupaten Sikka. Namun, informasi mengenai jenis tanaman, bagian yang dimanfaatkan, cara pengolahan, serta penggunaannya masih perlu didokumentasikan sebagai upaya pelestarian kearifan lokal. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menginventarisasi tanaman berkhasiat obat yang dimanfaatkan oleh penyehat tradisional di Desa Wolonwalu, Kabupaten Sikka. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang dilaksanakan pada bulan Februari–April 2026. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan pedoman wawancara dan dokumentasi terhadap penyehat tradisional yang dipilih secara purposive sampling. Data dianalisis secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk tabel serta uraian. Hasil: Ditemukan 28 jenis tanaman berkhasiat obat yang digunakan untuk mengatasi berbagai keluhan kesehatan. Bagian tanaman yang paling banyak dimanfaatkan adalah daun (21 jenis; 75,00%), diikuti rimpang (4 jenis; 14,29%), bunga (2 jenis; 7,14%), serta biji, batang, dan getah masing-masing 1 jenis (3,57%). Tanaman digunakan sebagai obat tunggal maupun ramuan dengan berbagai cara pengolahan, terutama perebusan. Simpulan: Masyarakat Desa Wolonwalu masih memanfaatkan 28 jenis tanaman berkhasiat obat sebagai pengobatan tradisional. Bagian daun merupakan bagian yang paling banyak dimanfaatkan, sedangkan perebusan menjadi metode pengolahan yang paling sering digunakan. Pengetahuan mengenai penggunaan tanaman obat masih dipertahankan oleh penyehat tradisional dan diwariskan secara turun-temurun sebagai bagian dari kearifan lokal.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Inventarisasi, tanaman berkhasiat obat, obat tradisional, penyehat tradisional, Desa Wolonwalu.
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Jurusan Farmasi > Farmasi
Jurusan Farmasi > Farmasi
Farmasi
Depositing User: KRISTIANA AYU NINGJARO
Date Deposited: 07 Sep 2026 08:39
Last Modified: 07 Sep 2026 08:39
URI: http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/11608

Actions (login required)

View Item View Item