Irene Marshanda Tamonob, PO5303241231231 (2026) Hubungan Asupan Zat Gizi Makro dengan Status Gizi pada Pasien Gagal Ginjal Kronis yang Menjalani Hemodialisis di Ruang Hemodialisa RSUD PROF.DR.W.Z JOHANNES Kupang. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Kupang.
|
Text
Cover LTA Irene Marshanda Tamopnob.pdf Download (422kB) |
|
|
Text
Bab I LTA Irene Marshanda Tamonob.pdf Download (185kB) |
|
|
Text
Bab II LTA Irene Marshanda Tamonob.pdf Download (308kB) |
|
|
Text
Bab III LTA Irene Marshanda Tamonob.pdf Download (291kB) |
|
|
Text
Bab IV LTA Irene Marshanda Tamonob.pdf Restricted to Registered users only Download (170kB) |
|
|
Text
Bab V LTA Irene Marshanda Tamonob.pdf Download (95kB) |
|
|
Text
Daftar Pustaka LTA Irene Marshanda Tamonob .pdf Download (177kB) |
|
|
Text
Lampiran LTA Irene Marshanda Tamonob.pdf Download (1MB) |
Abstract
Latar Belakang: Penyakit Ginjal Kronis (PGK) merupakan salah satu masalah kesehatan global dengan prevalensi yang terus meningkat serta berkontribusi terhadap morbiditas dan mortalitas di seluruh dunia. Menurut WHO (2020), sekitar 10–13% populasi global mengalami PGK. Di Indonesia, PGK juga menjadi masalah kesehatan yang perlu mendapat perhatian. Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, prevalensi PGK di Indonesia sebesar 0,18%. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat asupan zat gizi makro dan status gizi serta menganalisis hubungan antara asupan zat gizi makro dengan status gizi pada pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisis di RSUD Prof. Dr. W.Z. Johannes Kupang. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan desain cross-sectional yang dilaksanakan pada Maret 2026 di Ruang Hemodialisa RSUD Prof. Dr. W.Z. Johannes Kupang dengan jumlah 71 responden. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pemenuhan asupan energi, protein, dan karbohidrat masih sangat rendah, masing-masing sebesar 2,83%, 5,95%, dan 2,98%, sedangkan asupan lemak mencapai 84,49% dari kebutuhan. Berdasarkan Indeks Massa Tubuh (IMT), sebagian besar responden memiliki status gizi normal (50,7%) dengan rata-rata IMT sebesar 21,54 ± 3,66 kg/m². Kesimpulan: Hasil uji korelasi Pearson menunjukkan tidak terdapat hubungan yang bermakna antara asupan energi, protein, dan karbohidrat dengan IMT. Sebaliknya, terdapat hubungan positif yang lemah dan bermakna antara asupan lemak dengan IMT (r=0,244; p=0,040).
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Penyakit Ginjal Kronis; Asupan Zat Gizi; Status Gizi |
| Subjects: | R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology |
| Divisions: | Jurusan Gizi > Gizi Jurusan Gizi > Gizi Gizi |
| Depositing User: | Irene Marshanda Tamonob |
| Date Deposited: | 10 Sep 2026 06:28 |
| Last Modified: | 10 Sep 2026 06:28 |
| URI: | http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/11855 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric