PO.5303203200752, Adriana Loru Rade (2023) Studi Deskriptif Perilaku Keluarga Terhadap Kejadian Penyakit Malaria Di Desa Mbatakapidu Wilayah Kerja Puskesmas Waingapu. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Kupang.
![]() |
Text
COVER.pdf Download (608kB) |
![]() |
Text
BAB 1.pdf Download (218kB) |
![]() |
Text
BAB 2.pdf Download (285kB) |
![]() |
Text
BAB 3.pdf Download (324kB) |
![]() |
Text
BAB 4.pdf Download (224kB) |
![]() |
Text
BAB 5.pdf Download (88kB) |
![]() |
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (207kB) |
![]() |
Text
LAMPIRAN.pdf Download (1MB) |
Abstract
Latar Belakang Malaria ditularkan melalui gigitan nyamuk Anopheles sp betina, parasit ini berkembangbiak di dalam sel darah merah. Penyakit ini menyerang pada keluarga kurang mampu dan dapat menular di berbagai tempat misalnya sekolah dan tempat kerja. Malaria masih menjadi kejadian luar biasa (KLB) di hampir setiap benua, bukan saja mengganggu kesehatan masyarakat tetapi bisa menimbulkan kematian, menurunya produktif kerja, dan dampak ekonomi lainnya termasuk juga menurunnya pariwisata. Jumlah penderita malaria di Kabupaten Sumba Timur tahun 2020 tercatat sebanyak 1.639 kasus, tahun 2021 sebanyak 1.758 kasus dan pada tahun 2022 sebanyak 5.530 kasus, dengan kasus terbanyak di Kelurahan Kambajawa tepatnya di Desa Mbatakapidu. Tingginya angka kejadian malaria di wilayah kerja Puskesmas Waingapu dapat disebabkan oleh perilaku keluarga dengan meningkatnya Malaria. Tujuan dari penelitian ini adalalah untuk mengetahui gambaran perilaku keluarga yang mempengaruhi kejadian Penyakit Malaria di Desa Mbatakapidu. Metode : Penelitian ini dilakukan dengan studi deskriptif, di Wilayah Kerja Puskesmas Waingapu, khususnya Desa Mbatakapidu, dengan menggunakan Kuesioner. Hasil: Hasil penelitian didapatkan, perilaku baik sebanyak 12 orang (40%), perilaku cukup sebanyak 17 orang (57%),dan perilaku kurang sebanyak 1 orang (3%). Kesimpulan : Dari hasil penelitian, perilaku keluarga dengan meningkatnya penyakit malaria di Desa Mbatakapidu, dari 30 responden di dapatkan terbanyak Kriteria cukup sebanyak 17 orang (57%). Saran : Diharapkan agar keluarga selalu mengoptimalkan perilaku hidup bersih dan sehat, terutama dalam hal pemberantasan sarang nyamuk. Kata kunci: Perilaku, Keluarga, Malaria
Item Type: | Thesis (Diploma) |
---|---|
Uncontrolled Keywords: | Perilaku, Keluarga, Malaria |
Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
Divisions: | Prodi Keperawatan Waingapu Jurusan Keperawatan > Prodi Keperawatan Waingapu Jurusan Keperawatan > Prodi Keperawatan Waingapu |
Depositing User: | Mrs Cresensia Segu |
Date Deposited: | 06 Feb 2025 05:36 |
Last Modified: | 06 Feb 2025 05:36 |
URI: | http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/6712 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |