Astri safitri Wulandari Jaelani, PO5303332221359 (2025) Profil Kepatuhan Pengobatan Pasien Diabetes Melitus (DM) Tipe II Dengan Komplikasi Hipertensi Di Puskesmas Oebobo Kota Kupang. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Kupang.
|
Text
COVERR.pdf Download (723kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (82kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (91kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Download (82kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Download (102kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Download (6kB) |
|
|
Text
DAPUSSS.pdf Download (104kB) |
|
|
Text
LAMPIRANN.pdf Download (2MB) |
Abstract
Latar Belakang: Diabetes Melitus (DM) adalah penyakit metabolik yang ditandai dengan peningkatan kadar gula darah secara kronis dan bervariasi, yang disebabkan oleh gangguan sekresi insulin, kerja insulin, atau keduanya. DM telah menjadi masalah kesehatan global dengan angka kejadian dan kematian yang masih tinggi. Melihat dari banyaknya kasus DM tipe II dengan komplikasi Hipertensi yang ada maka kepatuhan pasien dalam mengonsumsi obat antidiabetes dan antiHipertensi memegang peranan yang sangat besar dan menjadi faktor kunci dalam mengendalikan kadar glukosa darah dan tekanan darah, sehingga dapat mencegah komplikasi lebih lanjut. Tujuan: Penelitian ini adalah mengetahui profil kepatuhan minum obat pasien DM Tipe II dengan komplikasi Hipertensi. Metode: Penelitian ini menggunakan metode non-eksperimental dengan rancangan penelitian deskriptif menggunakan kuisioner MMAS-8 kepada 72 responden. Hasil: Hasil penelitian yaitu mayoritas pasien memiliki tingkat kepatuhan rendah (51,39%). Kepatuhan rendah paling banyak ditemukan pada perempuan (40,28%), karena aktivitas harian yang padat dan kecenderungan hormonal yang memengaruhi kondisi diabetes. Usia 61–70 tahun (33,33%), karena penurunan fungsi metabolik dan aktivitas fisik seiring pertambahan usia. Ibu Rumah Tangga (22,22%), karena aktivitas fisik rendah dan minimnya pemahaman tentang manfaat terapi. Secara umum, rendahnya kepatuhan disebabkan oleh lupa minum obat, menghentikan obat tanpa izin medis, dan merasa terganggu harus minum obat setiap hari. Simpulan: Dari hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa mayoritas pasien memiliki tingkat kepatuhan rendah, terutama pada perempuan, usia 61–70 tahun, dan ibu rumah tangga, dipengaruhi oleh aktivitas fisik rendah, usia lanjut, dan kebiasaan lupa atau menghentikan obat tanpa konsultasi.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kepatuhan minum obat, Diabetes Melitus Tipe II, Hipertensi |
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RB Pathology R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Jurusan Farmasi Jurusan Farmasi |
| Depositing User: | Astri Safitri Wulandari Jaelani |
| Date Deposited: | 09 Sep 2025 05:48 |
| Last Modified: | 09 Sep 2025 05:48 |
| URI: | http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/8263 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric