Asuhan Keperawatan Pada Tn F.S. Dengan Diagnosa Medis Hipertensi Di Ruangan Penyakit Dalam III RSUD Ende

Anastasia Geralda Dominique Parera, PO5303202220003 (2025) Asuhan Keperawatan Pada Tn F.S. Dengan Diagnosa Medis Hipertensi Di Ruangan Penyakit Dalam III RSUD Ende. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Kupang.

[img] Text
cover-alda.pdf

Download (586kB)
[img] Text
bab 1-alda.pdf

Download (216kB)
[img] Text
bab 2- alda.pdf

Download (454kB)
[img] Text
bab 3- alda.pdf

Download (211kB)
[img] Text
bab 4- alda.pdf

Download (368kB)
[img] Text
bab5-alda.pdf

Download (121kB)
[img] Text
dapus- alda.pdf

Download (120kB)
[img] Text
lampiran-alda.pdf

Download (1MB)

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit kardiovaskuler yang paling banyak terjadi di masyarakat dan menjadi salah satu pintu masuk atau faktor resiko penyakit seperti gagal ginjal, diabetes, stroke dan jantung (Pratama. dkk, 2020). WHO (World Health Organization) memperkirakan sebanya 1,28 miliar orang dewasa berusia 30-79 tahun di seluruh dunia menderita hipertensi. Hipertensi merupakan penyebab utama kematian dini di seluruh dunia. Hal inilah yang mendasari WHO menetapkan salah satu target global penyakit tidak menular adalah menurunkan prevalensi hipertensi sebesar 33% antara tahun 2010 dan 2030 (WHO, 2023). Tujuan studi kasus agar dapat menerapkan asuhan keperawatan pada Tn. F. S. dengan diagnosa medis hipertensi di Ruangan Penyakit Dalam III RSUD Ende. Metode yang digunakan dalam karya tulis ilmiah ini adalah studi kasus dengan pendekatan asuhan keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosa, perencanaan, implementasi, dan evaluasi keperawatan. Hasil studi kasus pada pengkajian Tn. F. S. ditemukan pasien mengeluh pusing berputar, leher tegang, dan mengeluh lemah, pasien sudah tahu tentang hipertensi namun jarang melakukan kontrol kesehatan, aktivitas dibantu (toileting), nampak lemah. Masalah keperawatan pada Tn. F. S. yaitu Resiko perfusi serebral tidak efektif berhubungan dengan hipertensi, Intoleransi aktivitas berhubungan dengan kelemahan, Defisit pengetahuan berhubungan dengan kurang terpapar informasi. Setelah dilakukan perawatan dan pengobatan selama 3x24 jam terhadap pasien Tn. F. S. diperoleh hasil bahwa Resiko perfusi serebral tidak efektif teratasi, Intoleransi aktivitas sebagian teratasi, Defisit pengetahuan teratasi. Setelah melaksanakan asuhan keperawatan selama tiga hari dapat disimpulkan bahwa masalah keperawatan Resiko perfusi serebral tidak efektif dan Defisit pengetahuan teratasi. Sedangkan masalah Intoleransi aktivitas sebagian teratasi, dan disarankan kepada pasien dan keluarga agar mengikuti semua anjuran dari dokter dan perawat dengan tujuan untuk mempercepat proses penyembuhan pada pasien.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Asuhan Keperawatan, Hipertensi
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Program Studi DIII Keperawatan Ende
Jurusan Keperawatan > Program Studi DIII Keperawatan Ende
Jurusan Keperawatan > Program Studi DIII Keperawatan Ende
Depositing User: Anastasia Geralda Dominique Parera
Date Deposited: 10 Oct 2025 05:29
Last Modified: 10 Oct 2025 05:29
URI: http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/9763

Actions (login required)

View Item View Item