Pengaruh penambahan bayam Merah terhadap Daya terima Dimsum sebagai makanan selingan untuk mencegah anemia pada remaja putri

Petronela Balikinya, PO5303241210169 (2024) Pengaruh penambahan bayam Merah terhadap Daya terima Dimsum sebagai makanan selingan untuk mencegah anemia pada remaja putri. Diploma thesis, Poltekkes kemenkes Kupang.

[img] Text
Cover (6).pdf

Download (2MB)
[img] Text
BAB 1 Petronela.pdf

Download (320kB)
[img] Text
Bab 2 petronela.pdf

Download (788kB)
[img] Text
Bab 3 petronela.pdf

Download (236kB)
[img] Text
Bab 4 petronela.pdf
Restricted to Registered users only

Download (625kB) | Request a copy
[img] Text
bab lima.pdf

Download (175kB)
[img] Text
Bab 6 petronela.pdf

Download (587kB)
[img] Text
Bab 7 petronela.pdf

Download (2MB)

Abstract

Anemia pada remaja putri masih menjadi masalah kesehatan masyarakat dengan prevalensi global berkisar 40–88% (WHO, 2018). Salah satu upaya pencegahan anemia adalah melalui diversifikasi pangan sumber zat besi berbasis pangan lokal. Bayam merah (Amaranthus tricolor L.) diketahui mengandung zat besi, β-karoten, dan antioksidan yang berpotensi meningkatkan kadar hemoglobin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan bayam merah terhadap daya terima dimsum sebagai makanan selingan pencegah anemia pada remaja putri. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas tiga perlakuan: P1 (5%), P2 (10%), dan P3 (15%) penambahan bayam merah. Uji organoleptik dilakukan terhadap 30 panelis semi-terlatih menggunakan skala hedonik 1–5 meliputi aspek warna, aroma, tekstur, dan rasa. Analisis statistik menggunakan uji Shapiro–Wilk dan dilanjutkan uji Kruskal–Wallis. Hasil penelitian menunjukkan seluruh perlakuan berada dalam kategori disukai (rata-rata skor >4). Perlakuan terbaik adalah P1 (5%) dengan skor warna (4,63), aroma (4,06), tekstur (4,30), dan rasa (4,50). Uji Kruskal–Wallis menunjukkan tidak terdapat perbedaan signifikan antar perlakuan (p>0,05). Nilai gizi per potong pada P1 mengandung energi 40,28 kkal dan protein 3,21 gram.Disimpulkan bahwa penambahan bayam merah hingga 15% tidak menurunkan daya terima dimsum dan berpotensi sebagai alternatif makanan selingan untuk pencegahan anemia pada remaja putri.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Anemia remaja, bayam merah, dimsum, daya terima, zat besi
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine
R Medicine > RB Pathology
R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology
Divisions: Jurusan Gizi > Gizi
Jurusan Gizi > Gizi
Gizi
Depositing User: Petronela Balikinya
Date Deposited: 15 Apr 2026 06:23
Last Modified: 15 Apr 2026 06:23
URI: http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/9889

Actions (login required)

View Item View Item