Pengaruh Edukasi Menggunakan Audio Visual Dalam Upaya Peningkatan Perilaku Perawatan Kesehatan Gigi Pada Penderita TBC Di Wilayah Puskesmas Tarus

Aprimita Tasik, PO5303204230289 (2026) Pengaruh Edukasi Menggunakan Audio Visual Dalam Upaya Peningkatan Perilaku Perawatan Kesehatan Gigi Pada Penderita TBC Di Wilayah Puskesmas Tarus. Diploma thesis, Poltekes Kemenkkes Kupang.

[img] Text
COVERRR2.pdf

Download (2MB)
[img] Text
BAB 1.pdf

Download (2MB)
[img] Text
BAB 2.pdf

Download (2MB)
[img] Text
BAB 3.pdf

Download (2MB)
[img] Text
BAB 4.pdf

Download (2MB)
[img] Text
BAB 5.pdf

Download (2MB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA 3.pdf

Download (191kB)
[img] Text
LAMPIRANN2.pdf

Download (3MB)

Abstract

Latar Belakang: Media audio-visual merupakan sarana penyampai informasi yang memadukan dua unsur utama, yaitu suara (audio) dan gambar (visual). Media ini menjadi salah satu alternatif sarana pembelajaran berbasis teknologi yang dapat dimanfaatkan untuk mengoptimalkan kegiatan belajar mengajar. (TBC) adalah penyakit menular yang hingga kini masih menjadi masalah besar dalam kesehatan masyarakat, termasuk di Indonesia. Upaya pengendalian TBC membutuhkan strategi yang menyeluruh dan terkoordinasi, mulai dari deteksi dini, pemberian terapi yang sesuai, hingga edukasi serta pencegahan di tingkat masyarakat. Di NTT, kondisi geografis dan demografi yang bervariasi menuntut penerapan pendekatan yang disesuaikan agar seluruh kelompok penduduk dapat terjangkau. Tujuan Penelitian: Mengetahui pengaruh edukasi menggunakan audio visual terhadap peningkatan perilaku perawatan Kesehatan gigi pada penderita TBC di Wilayah Puskesmas Tarus. Jenis Penelitian: penelitian eksprimen semu (Quasi Ekspriment) dengan menggunakan desain penelitian one group pre-test dan post-test. Penelitian ini dilakukan dengan cara memberikan pre-test atau pengamatan awal terlebih dahulu sebelum diberikan intervensi, setelah itu diberikan intervensi, kemudian dilakukan post-test atau pengamatan akhir. Hasil Penelitian: Pengetahuan responden sebelum diberikan edukasi, dengan pengetahuan baik sebanyak 18 orang (45%), setelah diberikan edukasi seluruh responden berada pada kategori baik. Sikap responden sebelum diberikan edukasi, responden dengan sikap kategori baik sebanyak 23 orang (57,5%), dan setelah diberikan edukasi seluruh responden (100%) berada pada kategori baik. Dalam perawatan kesehatan gigi sebelum diberikan edukasi, responden yang memiliki tindakan kategori baik sebanyak 13 orang (32,5%), sedangkan setelah diberikan edukasi seluruh responden (100%) berada pada kategori baik. Kesimpulan: Edukasi menggunakan media audiovisual terbukti efektif dalam meningkatkan perilaku perawatan kesehatan gigi pada penderita TBC yang meliputi aspek pengetahuan, sikap, dan tindakan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Edukasi, Media Audiovisual, Perilaku, Perawatan. Penderita TBC, Kesehatan Gigi
Subjects: L Education > LB Theory and practice of education
R Medicine > RK Dentistry
Divisions: Jurusan Keperawatan Gigi > Gigi
Jurusan Keperawatan Gigi > Gigi
Jurusan Keperawatan Gigi > Gigi
Gigi
Depositing User: Aprimita Tasik
Date Deposited: 08 Sep 2026 04:51
Last Modified: 08 Sep 2026 04:51
URI: http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/11732

Actions (login required)

View Item View Item